|
|
> News of the day <
Disudut ruang yang terkadang bila malam terasa pengap ini, satu persatu coba kau rajut berbagai kenangan yang pernah menghinggap di hati dan tubuh lusuhmu tuk bangkitkan semua semangat yang beberapa waktu lalu mulai hilang tertelan kepedihan meradang mendekap dan menidurkanmu dalam mimpi semu yang sulit sekali kau gapai.
Sepertinya tak ada yang peduli [...]
|
September 2010
| M |
T |
W |
T |
F |
S |
S |
| « Sep |
|
|
| | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 |
|
|
Published on January 22, 2009 by bruden
Sebenarnya…
kesedihan, kegalauan hati…
hampir setiap malam menyelimutim
membuat otakku beku, namun terus kupacu untuk berputar
dan perjalananku tak akan pernah berhenti disini
merenungkan ciptaanNya yang begitu sempurna
setiap kejadian mengilhamiku sebuah pemikiran
sebuah sikap baru…
dan aku sadar, semua kejadian, harus ada keputusan
(ayo semangat kawan!)
Published on January 17, 2009 by bruden
tak terasa…
perjalananmu seperempat abad lebih telah berlalu
semakin bertambah, justru semakin berkurang…
banyak yang berlalu
banyak yang pergi
banyak yang tak kembali
banyak yang menjadi angan
namun…
ketika banyak yang hilang
ada yang berbeda saat ini
hingga tak lagi terasa sepi
ada satu yang selalu mengisi hati
setia menanti saat kau dekat, ataupun jauh…
(met ulang tahun ke 26 buat wanted…)
semoga tahun ini menjadi tahun yang indah buatmu…
Published on January 1, 2009 by Wandah
Seperti permintaan kang Brud, perlu diadakan rubrik puisi di deskomers. Daripada mikir susah2 mending puisinya di post saja langsung ke kategori baru yaitu kategori PUISI. Nah mengawali rubrik puisi, saya cuplikkan sedikit puisi kak brud berikut ini :
ketika hati terpaut
tak kan pernah hilang rasa walau raga jauh
semakin jauh, hati semakin dekat
namun saat ini, tak ada lagi yang perlu dicemaskan
karena yang terkasih kini selalu ada
begitu dekat dan begitu nyata
cobalah saling berbagi
karena banyak hal yang tidak kau ketahui dari dia
kebiasaannya, keinginannya, ketakutannya, kelebihannya…
pahamilah dia, sekali lagi pahamilah dia…
jangan kau siakan dia…
hindari kecurigaan
hindari kebencian
jangan pernah ragu untuk melangkah
karena keraguan membuat kita lebih dekat dengan syaitan
percayalah rahmat Allah begitu dekat menyertai langkahmu
bila menurutmu, apa yang dilakukannya ada yang kurang berkenan di hati, ungkapkan
ajak dia bicara dengan lembut
jangan kau pendam, karena hatimu akan jadi gelap
dan hitam…
————————-
Untuk selanjutnya bagi yang mau menulis puisi silahkan masuk ke mode admin, langsung tulis dan masukkan ke kategori PUISI.